| Nama lengkap | |
| alamat | |
| Jenis Kelamin | laki laki perempuan |
| keterangan | |
formulir
Rabu, 11 September 2013
Tentang Disain Grafis
Senin, 19 Agustus 2013
Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain).
Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak....
Label:
Pengetahuan
Kecanduan Internet Dapat Merusak Otak Remaja
Rabu, 24 Oktober 2012
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa
penggunaan internet secara berlebihan dapat menyebabkan kerusakan otak pada
remaja.
Para ilmuwan menemukan tanda-tanda
terhentinya pertumbuhan zat abu-abu di otak pengguna internet berlebih yang
semakin lama dapat memburuk dari waktu ke waktu. Hal ini dapat mempengaruhi
konsentrasi dan memori, serta kemampuan mereka untuk membuat keputusan dan
tujuan yang akan mereka tetapkan. Hal tersebut juga bisa menyebabkan perilaku
yang 'tidak sopan'.
Label:
Pengetahuan
Cinta Ma'afkan Aku
Senin, 08 Oktober 2012
Cinta Ma’afkan Aku
Oleh: Kanugrahan Akbar
Tanganku masih setia memetik senar-senar gitar. Mengalunkan
gerisik rentetan ritme. Tanpa terasa mulutku mengucapkan syair mengikuti nada.
Kini butiran bening mulai membasahi pipi, terjun bebas ke setiap lekuk wajahku.
Aku sadar, Aku juga bersalah dalam hal ini. Akan
tetapi Aku juga butuh pengertian dari Ilham. Jujur, Aku tidak ingin mengakhiri
hubungan ini. Hubungan yang sudah dua tahun kurajut perlahan-lahan. Aku masih
ingat setiap jengkal kenangan yang telah ku lalui bersama Ilham.
Label:
My Short Story
Dalam Diam
Dalam
Diam
Oleh:
Kanugrahan Akbar
Dikala sepi datang menerpa, hanya bayangmu yang ada
Dikala ramai datang menemani, hanya dirimu di ingatan
ini
Bergetar hati saat berjumpa, apakah ini yang namanya
cinta
Sebuah rasa yang membebani, jika hanya dipendam sendiri
Jari-jariku
berhenti menekan tombol-tombol huruf pada keyboard. Tetes demi tetes buliran
bening turun membasahi pipi, terjun bebas ke setiap lekuk wajahku. Aku benci
hal ini, hanya karena menulis aku menangis. Aku memang bukan seorang penyair
yang bisa membuat orang lain menangis karena tulisanku. Aku hanyalah orang yang
menulis dengan hati. Aku bisa menangis karena tulisanku sendiri, meski orang
lain tidak.
Label:
My Short Story
Meningkatkan Mood di Pagi Hari
Senin, 17 September 2012
Kesulitan dalam membangun “mood” di pagi hari? Memilih makanan
yang dapat membangkitkan gairah positif sebelum beraktivitas adalah jawabannya.
Mood
positif menjadi modal utama kelancaran dalam menjalani aktivitas harian.
Membangun “mood” positif di pagi hari agar semangat beraktivitas
bukanlah perkara mudah. Rasa kantuk yang menggelayuti hingga lelah yang masih
bersarang di tubuh kerap menjadi kendalanya. Jika Anda termasuk dalam jajaran
yang mengalami masalah tersebut, memilih makanan yang dapat membangkitkan mood
menjadi cara yang dapat dilakukan. Womansday membeberkan resepnya. yaitu:
Label:
Pengetahuan
Cara Mendeteksi Kesehatan Lewat Senyuman
Rabu, 12 September 2012
Berdirilah
di depan cermin dan tersenyumlah lebar-lebar. Apakah senyum Anda terlihat
sehat? Dari senyuman, Anda sebenarnya bisa melihat bagaimana kondisi kesehatan
tubuh.
Jadi, buka mulut sekarang dan perhatikan secara
detil, mulai dari lidah, gigi, hingga bibir. Seperti dilansir dari realage.com,
ada beberapa kondisi yang bisa mengindikasikan kalau Anda mengalami masalah
kesehatan. Untuk mendeteksinya lakukan saja empat hal berikut.
Label:
Tips And Trik
Kecanduan Internet Membuat Otak Menyusut
Senin, 10 September 2012
Hati-hati,
terlalu banyak online di internet, terutama main game online, bisa membuat otak
menyusut.
Menurut
penelitian Kai Yuan dan Wei Qin dari Universitas Xidian, China, terlalu sering
online di internet dapat mengubah struktur otak. Kalangan yang paling banyak
online di internet adalah anak-anak. Jika tidak dikontrol, fenomena ini akan
membuat mereka kecanduan.
Walaupun
istilah “kecanduan internet” masih jadi kontroversi di kalangan peneliti, tapi
penelitian yang dipublikasikan di PLoS ONE, ini berhasil menunjukkan, terlalu
sering online internet khususnya kecanduan game online, akan mengubah struktur
otak dan membuat permukaan otak menyusut.
Label:
Pengetahuan
Bayi Tidak Bisa Melihat Televisi
Penglihatan bayi ternyata tidak bisa
menangkap gambar atau visual yang berganti-ganti dengan cepat.
Peneliti UC Davis Center for Mind and
Brain mengatakan mata bayi memang mampu menangkap gerakan benda, tapi tidak
bisa mengidentifikasi objek dari gambar-gambar yang berganti-ganti secara
cepat. Penglihatannya tidak secepat orang dewasa.
"Kemampuan visual mereka berbeda
dengan orang dewasa," ujar peneliti Faraz Farzin, seperti dikutip dari
Eurekalert.
Label:
Pengetahuan
Ponsel Tidak Menyebabkan Kanker Otak
Minggu, 09 September 2012
Penelitian terakhir tentang penggunaan
telepon genggam menunjukkan tidak ada kaitan dengan peningkatan risiko kanker
otak. Risiko penggunaan telepon genggam itu merupakan debat dalam 20 tahun
terakhir.
Penelitian terakhir yang dipimpin of
Institut Epidemiologi Kanker di Denmark mendata 350.000 orang yang menggunakan telepon seluler dalam 18 tahun terakhir. Para
peneliti menyimpulkan risiko para pengguna sama saja dengan orang lain yang
tinggak memakan telepon genggam untuk kemungkinan terkena kanker otak.
Temuan yang diterbitkan di jurnal medis
Inggris itu muncul setelah serangkaian penelitian yang sama dengan kesimpulan
serupa. Reaksi atas temuan ini beragam.
Label:
Pengetahuan
Mengapa Kita Butuh Tidur?
Orang mengatakan waktu dapat menyembuhkan
semua luka. Itu ternyata ada benarnya. Riset terbaru dari University of
California, Berkeley, mengindikasikan bahwa lamanya waktu bermimpi ketika tidur
dapat mengatasi penderitaan yang menyakitkan.
Peneliti UC Berkeley menemukan bahwa,
selama fase mimpi dalam tidur, atau tidur rapid eye movement (REM), yaitu
ketika bola mata bergerak cepat saat tidur, zat kimia stres dipadamkan dan otak
memproses pengalaman emosional dan mengikis memori yang menyakitkan.
Label:
Pengetahuan









