Meningkatkan Mood di Pagi Hari

Senin, 17 September 2012

Kesulitan dalam membangun “mood” di pagi hari? Memilih makanan yang dapat membangkitkan gairah positif sebelum beraktivitas adalah jawabannya.
Mood positif menjadi modal utama kelancaran dalam menjalani aktivitas harian.
Membangun “mood” positif di pagi hari agar semangat beraktivitas bukanlah perkara mudah. Rasa kantuk yang menggelayuti hingga lelah yang masih bersarang di tubuh kerap menjadi kendalanya. Jika Anda termasuk dalam jajaran yang mengalami masalah tersebut, memilih makanan yang dapat membangkitkan mood menjadi cara yang dapat dilakukan. Womansday membeberkan resepnya. yaitu:

Cara Mendeteksi Kesehatan Lewat Senyuman

Rabu, 12 September 2012


Berdirilah di depan cermin dan tersenyumlah lebar-lebar. Apakah senyum Anda terlihat sehat? Dari senyuman, Anda sebenarnya bisa melihat bagaimana kondisi kesehatan tubuh.
Jadi, buka mulut sekarang dan perhatikan secara detil, mulai dari lidah, gigi, hingga bibir. Seperti dilansir dari realage.com, ada beberapa kondisi yang bisa mengindikasikan kalau Anda mengalami masalah kesehatan. Untuk mendeteksinya lakukan saja empat hal berikut.

Kecanduan Internet Membuat Otak Menyusut

Senin, 10 September 2012



Hati-hati, terlalu banyak online di internet, terutama main game online, bisa membuat otak menyusut.
Menurut penelitian Kai Yuan dan Wei Qin dari Universitas Xidian, China, terlalu sering online di internet dapat mengubah struktur otak. Kalangan yang paling banyak online di internet adalah anak-anak. Jika tidak dikontrol, fenomena ini akan membuat mereka kecanduan.
Walaupun istilah “kecanduan internet” masih jadi kontroversi di kalangan peneliti, tapi penelitian yang dipublikasikan di PLoS ONE, ini berhasil menunjukkan, terlalu sering online internet khususnya kecanduan game online, akan mengubah struktur otak dan membuat permukaan otak menyusut.

Bayi Tidak Bisa Melihat Televisi



Penglihatan bayi ternyata tidak bisa menangkap gambar atau visual yang berganti-ganti dengan cepat.
Peneliti UC Davis Center for Mind and Brain mengatakan mata bayi memang mampu menangkap gerakan benda, tapi tidak bisa mengidentifikasi objek dari gambar-gambar yang berganti-ganti secara cepat. Penglihatannya tidak secepat orang dewasa.
"Kemampuan visual mereka berbeda dengan orang dewasa," ujar peneliti Faraz Farzin, seperti dikutip dari Eurekalert.

Ponsel Tidak Menyebabkan Kanker Otak

Minggu, 09 September 2012



Penelitian terakhir tentang penggunaan telepon genggam menunjukkan tidak ada kaitan dengan peningkatan risiko kanker otak. Risiko penggunaan telepon genggam itu merupakan debat dalam 20 tahun terakhir.
Penelitian terakhir yang dipimpin of Institut Epidemiologi Kanker di Denmark mendata 350.000 orang yang menggunakan telepon seluler dalam 18 tahun terakhir. Para peneliti menyimpulkan risiko para pengguna sama saja dengan orang lain yang tinggak memakan telepon genggam untuk kemungkinan terkena kanker otak.
Temuan yang diterbitkan di jurnal medis Inggris itu muncul setelah serangkaian penelitian yang sama dengan kesimpulan serupa. Reaksi atas temuan ini beragam.

Mengapa Kita Butuh Tidur?


Orang mengatakan waktu dapat menyembuhkan semua luka. Itu ternyata ada benarnya. Riset terbaru dari University of California, Berkeley, mengindikasikan bahwa lamanya waktu bermimpi ketika tidur dapat mengatasi penderitaan yang menyakitkan.
Peneliti UC Berkeley menemukan bahwa, selama fase mimpi dalam tidur, atau tidur rapid eye movement (REM), yaitu ketika bola mata bergerak cepat saat tidur, zat kimia stres dipadamkan dan otak memproses pengalaman emosional dan mengikis memori yang menyakitkan.

Bayi Bisa Tahu Jika Orang Dewasa Berbohong

Sabtu, 08 September 2012



Bayi bisa jadi lebih cerdas dari yang kita pikirkan. Sebuah penelitian baru menemukan bahwa bayi yang berusia kurang dari setahun bisa mengetahui orang dewasa bisa dipercaya atau tidak. Penelitian itu diungkapkan di Infant Behavior and Development.

"Bahkan di usia yang masih belia, anak-anak tidak menelan informasi dengan membabi buta," kata Diane Poulin-Dubois, ketua peneliti dan guru besar psikologi di Pusat Penelitian Perkembangan Manusia Universitas Concordia. Informasi yang meragukan atau berlawanan secara otomatis disaring oleh sistem kognisi anak-anak. "Anak muda tidak mudah tertipu."
Untuk menentukan apakah bayi-bayi itu mencerna mentah-mentah atau melihat kredibilitas orang di sekitarnya, Poulin-Dubois dan koleganya melakukan sebuah percobaan menarik yang melibatkan 60 bayi berusia antara 13 dan 16 bulan. Separo bayi itu berinteraksi dengan orang dewasa "yang bisa dipercaya", sisanya berinteraksi dengan orang dewasa "yang tak bisa dipercaya". Mereka bermain dengan kotak yang dalam beberapa kasus berisi mainan dan lainnya kosong.

Biar Otak Cepat Nyambung di Pagi Hari

  
Saat memulai kegiatan pertama di pagi hari, kadang otak belum siap untuk beraktivitas. Untuk itu ketahui hal-hal apa saja yang bisa dilakukan untuk mengaktifkan otak di pagi hari.
Sebuah studi yang dipimpin oleh peneliti Richard Harris dari University of Michigan menemukan rangsangan titik-titik tertentu di tubuh bisa meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kelelahan.
Beberapa kegiatan lain juga bisa membantu otak untuk aktif di pagi hari, seperti dikutip dari Livestrong, Selasa (27/12/2011) yaitu: